Bubur ase
Bubur Betawi ini terbilang unik, karena dibuat dengan mencampurkan tiga
jenis makanan. Bubur nasi yang lembut diberi pelengkap berupa kuah semur
yang terdiri dari potongan daging sapi dan kentang yang berwarna
cokelat. Gurih manisnya semur semakin enak ditambah dengan topping
berupa teri jengki atau teri Medan, kacang tanah goeng, irisan daun
kucai dan bawang goreng.

Selain itu, bubur ase juga ditambahkan dengan asinan sayuran khas Betawi. Adanya campuran asinan dan semur di dalamnya membuat banyak orang yang berasumsi bahwa inilah yang menyebabkan penamaan bubur ase. Padahal ase itu artinya dingin yang merujuk pada kata 'AC'. Bubur ini disajikan dingin ditambah dengan asinan dan teri. Kemudian disiram dengan kuah semur yang hangat.

Bubur ase tidak dicampur irisan ayam, dan semacamnya. Warna bubur ini lebih gelap daripada bubur pada umumnya, sebab ada campuran semur daging khas betawi Biasanya selain daging, juga ada kentang sebagai pelengkap. Tidak lupa tambahan bumbu-bumbu lain yang menambah kelezatan bubur ase

Penampakan bubur ini gelap, di beberapa sisi mungkin terlihat bubur nasi lembutnya yang berwarna putih. Kuah bumbu buburnya tidak menggunakan kuah santan berwarna kuning. Gelapnya bubur ini disebabkan karena bubur ini dipadu dengan kuah semur daging Betawi yang legendaris.
Selain itu, bubur ase juga ditambahkan dengan asinan sayuran khas Betawi. Adanya campuran asinan dan semur di dalamnya membuat banyak orang yang berasumsi bahwa inilah yang menyebabkan penamaan bubur ase. Padahal ase itu artinya dingin yang merujuk pada kata 'AC'. Bubur ini disajikan dingin ditambah dengan asinan dan teri. Kemudian disiram dengan kuah semur yang hangat.
Bubur ase tidak dicampur irisan ayam, dan semacamnya. Warna bubur ini lebih gelap daripada bubur pada umumnya, sebab ada campuran semur daging khas betawi Biasanya selain daging, juga ada kentang sebagai pelengkap. Tidak lupa tambahan bumbu-bumbu lain yang menambah kelezatan bubur ase
Penampakan bubur ini gelap, di beberapa sisi mungkin terlihat bubur nasi lembutnya yang berwarna putih. Kuah bumbu buburnya tidak menggunakan kuah santan berwarna kuning. Gelapnya bubur ini disebabkan karena bubur ini dipadu dengan kuah semur daging Betawi yang legendaris.
Komentar
Posting Komentar