Wajik

Wajik adalah salah satu ragam kekayaan kuliner di Indonesia. Kue wajik memiliki beberapa sebutan yang berbeda-beda di setiap tempat. Nama wajik sendiri lebih terkenal di daerah Jawa Tengah. Kue wajik di Sumatra disebut pulut manis. Wajik yang berasal dari ketan juga disebut dengan istilah ketan wajik.

Hasil gambar untuk wajik 
Apa itu wajik ?
Wajik adalah kue yang dibuat dari campuran beras ketan, gula  Jawa  santan kelapa kemudian dipotong-potong seperti segi empat.  nama wajik sendiri biasa dikaitkan dengan kartu wajik, karna mungkin bentuknya yang seperti wajik (kotak).

Hasil gambar untuk wajik 
Kue wajik memiliki cita rasa manis. Rasa manis tersebut sering pula di tambahkan dengan aroma lain seperti rasa pandan dan panili sedangkan rasa makanan ini ada yang memiliki rasa asli yaitu rasa gula merah dan rasa durian. Kue wajik memiliki tekstur seperti beras yang belum matang tetapi apabila dimakan akan terasa lunak dan mudah digigit.
 
Hasil gambar untuk wajik 
Cara Membuat:
Bahan:
500 g beras ketan putih, cuci bersih, rendam 3 jam, tiriskan.
50 ml air 
300 ml santan kental dari 1 butir kelapa (saya menggunakan santan kara)
200 g gula merah, sisir, masak dengan 50 ml air hingga kental, saring.
40 g gula pasir
3 lembar daun pandan, cuci bersih
1 sdt garam
 
Hasil gambar untuk wajik 
Cara Buat:
1. Taruh beras ketan yang telah ditiriskan dan 50 ml air ke dalam talam yang dasarnya cukup besar agar ketan rata matangnya. Kukus ketan selama 15 menit. Aduk sebentar agar ketan di dasar talam "terangkat" ke atas dan kukus lagi 10 menit.
2. Didihkan santan, gula merah yang telah disaring, gula putih, garam, dan daun pandan.
3. Masukkan ketan, aduk terus hingga kering.
4. Taruh ketan dalam loyang yang sudah diolesi sedikit minyak. Ratakan permukaannya dengan bantuan plastik yang juga diolesi sedikit minyak. Biarkan dingin. 
5. Potong-potong berbentuk wajik. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lupis

Koya

Grontol